Terus terang, saya baru 2 bulan nge-blog, itupun direkomendasikan teman karena sebelumnya saya kepengen bikin website pribadi *holoh…gaya pisan*.
Setelah bikin Blog (akhirnya saya milih blog.com dari sekian banyak penyedia account blog gratisan lainnya), mulailah blogwalking kemana-mana, ikut komen di blog sini-situ (biar nambah temen di link blogroll maksudnya…
), posting masalah keseharian saya, sekedar berbagi info, berita yang serius sampe yang gak penting-penting banget.
Dari situ saya sedikit melihat celah (ini pendapat pribadi saya), kalau blogger-blogger di Indonesia itu seperti ada blok kiri, blok kanan, blok atas, blok bawah, blok selatan, blok utara, blok timur, blok barat… dan lain sebagainya lah….
Kenapa saya beranggapan demikian? Nggak tau.
Alasannya apa saya bilang seperti ini? saya tidak tahu dan nggak bisa jawab
its just my mind…
Bebas khan?
Nah, kalau apa yang saya sampaikan diatas itu salah, tolong dikoreksi dan dikasih tahu kalau Blog itu seperti ini, seperti itu… dan bilang “akh, itu cuma perasaan dek Irwan ajah…“
Kalau Benar, tolong juga dikasih tau blok yang sebelah sana itu seperti apa, sebelah sini itu bagaimana, blog yang sana-sini-situ itu kriterianya seperti apa…
Khan jelas….
*kalaupun benar, saya gak ikutan ah… cukup Blog Indonesia saja… hehehe* 
Hari ini, jam 18.00 WIB (tepat adzan Maghrib) Lokasi: Kantor, lt.9.
Mas Joko : “Wan, kursinya jangan digoyang-goyang dong”
Saya : (bingung) “lah? goyang apa mas?”
Dua-duanya diem… nggak ada berapa detik gedung terasa bergoyang
Mas Joko : “Linduuuu…!!” (sambil lari keluar dan menuju atap gedung)
Saya : “hah?” (ngikut cepet-cepet sampe ga make sendal)
Sesampainya diatap gedung (kantor kami memang berada paling atas) goyangan masih terasa, muka pucat, jantung serasa mau copot. Tapi begitu melihat kebawah… lho? Pos satpam kok masih terlihat tenang, santai-santai aja seolah gak ada kejadian apa-apa.
Setelah ’suasana’ mulai tenang, kami kembali masuk kedalam kantor. Ambil remote control, pindah channel ke METROTV. Dan bener aja kejadian barusan langsung disorot (keliatan lho wajah pembawa acaranya jadi pucat) karena menurutnya kamera distudiopun sampai bergeser. Setelah mereka terhubung dengan BMG, diketahui gempa yang barusan terjadi berkekuatan 6.2 Skala Richter! 
**Begitu menulis ini, saya jadi ‘menyadari sesuatu‘. Bagaimana kalau gempa yang baru dirasakan tadi berakibat parah? Koq bisa-bisanya ya kami keluar kantor tapi malah keatap gedung?**
Tadi baru bangun jam 4 sore, Nyetel TeVe dapet berita heboh JAKARTA diguncang gempa.
Panik campur deg-degan, tapi masih bingung juga… koq tadi waktu tidur gak ngerasa apa-apa ya? Langsung deh tanya Ibu Kost, temen kost, Tetangga kiri-kanan. Semua kompak dengan satu jawaban “Masa iya ada gempa? Koq gak ngerasa ya?”
Halah… jadi tambah bingung
, akhirnya semua pada ikut melototin TeVe. Ternyata Gempa itu berpusat ditengah laut pangandaran, Ciamis yang getarannya cukup terasa sampai Jakarta. Yang aneh justru warga pinggir pantai pangandaran gak ngerasain adanya getaran gempa.
Imbasnya, HaPeku jadi kebanjiran sms dari keluarga dan temen-temen didaerah yang nanyain kabar gempa itu, nanyain kondisiku, bahkan ada yang to the point nanya “ngungsi kemana?” 
Paling tidak dengan adanya berita ini, aku sangat bersyukur karena masih dilindungi oleh-Nya.
Kemaren kiriman souvenir dari A-mild nyampe juga, duh senengnya 
sayang, Tas pinggang yang saya minta stocknya habis… Padahal itu yang ditunggu-tunggu, jadinya diganti topi deh.

Pernah nih suatu kali ada teman yang komentar “udah gede koq masih suka Batman sih?“
hehe, memangnya kalau orang sudah ‘gede’ gak boleh senang atau mengidolai yang namanya tokoh kartun/komik ya? so, anggapannya mungkin tokoh-tokoh seperti itu (Batman, Superman, Spiderman, Hulk, Phantom, etc lah) hanya boleh dilakukan oleh anak kecil saja kali ya? 
Mungkin benar bagi sebagian orang-orang ‘dewasa’ yang berpandangan kalau hal-hal seperti itu sebaiknya ditinggalkan saja, dilupakan saja karena sudah bukan zamannya lagi lah, kelihatan seperti anak kecil lah, gak realistis lah (ha?), dan berbagai macam alasan lainnya. Tapi bagi saya, ngapain juga dipermasalahkan?… sesuatu yang kita sukai dan gemari untuk apa harus ditinggalkan atau dilupakan selama hal itu tidak terlalu berpengaruh pada kepribadian dan menjadikannya suatu hal yang negatif.
Hari ini, akhirnya aku begadang sampe pagi… sekarang udah jam 5 lewat 20 pagi! hampir setengah enam bo! malam tadi jam setengah 12 ada masalah jaringan di salah satu klien, akhirnya aku ke kantor sama mas joko.
Sampe dikantor ternyata yang masalah cuma di servernya dia, bukan disini. Mas joko mutusin gak usah balik kost aja sekalian sampe pagi. Ya udah, aku sih oke2 aja… apalagi didepan ada komputer - konek internet lagi - mo melek sampe besok lusa juga oke tuh…. hehehe….
Eh, barusan mas joko kebangun tuh gara2 kedinginan… habis udah jam segini ACnya masih full…
Hari Jum’at malam aku pulang kesemarang, naik kereta kls.ekonomi dari stasiun senen jam 21.20 WIB.
Sorenya aku lupa beli tiket untuk dapat tmpat duduk, akhirnya aku beli tiket yang berdiri.
Nelongso sih, duduk diBordes dari jam setengah sepuluh malam sampe jam 6 pagi.