Tadi Pagi jam 07.56 WIB dapet SMS baru, isinya bikin puyeng dan penasaran!
Masak sih aku “dipaksa” mecahin teka teki seperti ini??
From : +6281516xxxxx
Received : 17/03/2007 - 07.56 AM
Message : “Gimana cara mencari 3 ekor Lumba-Lumba pertama, ditempat yang adem… padahal kamu itu Kaya dan Tidak Gila?”
Selang beberapa menit kemudian dapet SMS lagi nih dari nomor yang sama!
Dan apa pula artinya kata-kata yang dibolak balik ini sih??
Received : 17/03/2007 - 07.59 AM
Message : “RaKUS-RUSaK-KaSUR-SUKaR-KURaS”
Freak!!!Iseng banget sih ya yang ngirim SMS beginian… Nomornya asing banget, kode areanya pun sama sekali gak kukenal berasal dari daerah mana! Kalo aku ada pulsa mah, tak telpon aja tuh nomernya. Bikin penasaran aja…
*Ada yang tau gak kode area Nomor Mentari itu dari daerah mana??*
Sekarang, aku lagi bingung dengan sebuah Kabar dari seseorang yang mungkin saja aku kenal, tetapi gak mau menjelaskan siapa jatidirinya. Sebuah kabar yang sebenarnya saat ini dan sampe kapanpun gak (akan) mau kudengar, kuungkit atau sekedar aku pikirkan walaupun cuma sekejap!!.
Sebisa mungkin akan kubuang jauh-jauh segala hal yang berhubungan dengan “itu”, segala sesuatu yang bahkan sampai dengan hal terkecil sekalipun atau cuma sekedar hal-hal gak penting lain tetapi secara tidak langsung berhubungan dengan “itu” akan kumusnahkan!. Tetapi… tetap dan selaluuuu saja ada yang ingin “mengacaukan” keinginanku itu.
Dan Berita yang sekarang kuketahui itu sebenarnya sangat-sangat-sangat tidak ingin aku terima, tapi malah merangsek masuk kedalam inbox sms ponselku dari nomor sellular yang sama sekali tidak kukenal tanpa bisa menahannya. Dan tentu saja mau nggak mau tetap harus kuketahui apa isinya!
Entah ini berita bagus atau berita buruk… aku sendiri sulit untuk memilahnya. Kebimbangan dan keresahan hatiku dalam menentukan sikap, selalu bertabrakan antara pemikiran yang logis dan pemikiran yang terbawa oleh perasaan. I’ve been confused between to do to say Congrats or Jealouses… emm, 50-50 maybe!
Damn!! 
Bagaimana ‘lirikan’ itu menyiksaku…
Bagaimana ’senyum kecil’ itu selalu terbawa dalam mimpiku…
Uh!!
Ingin rasanya segera ‘kuhempaskan’ saja…
Ingin rasanya ‘kupecahkan’ berkeping-keping…
Ingin rasanya secepatnya ‘kukembalikan’…
Tapi??
Merebahkan atau sekedar membelakangi adalah hal ‘terkuat’ yang Bisa kulakukan
Dan Memalingkan wajah atau Menutup mata adalah hal ‘terbaik’ yang Bisa kulaksanakan

Semarang, Hari ini…
-Dari catatan disecarik kertas bungkus Rokok
Kamu denger kan mas apa katanya pagi tadi?
Kamu nyadar gak sih mas?
Udah lah mas…!!
Bulan gak usah diarepin bisa kamu kantongin!
Langit itu cuma keliatannya aja deket, coba capai kalo bisa!
Udah tau gitu masiiiih aja…!!! beeeeeeehhh!
tertulis setelah sempat naik keawang-awang… sebentar…
sebelum mendarat lagi kebumi dengan selamat!
Apa yang kutakutkan sebelumnya akhirnya berbuah kenyataan, cobaan itu datang lagi dengan rasa yang sama tetapi dalam bentuk yang berbeda…
Apa yang aku khawatirkan itu (pada postingan sebelumnya) akhirnya benar-benar terjadi, feeling-ku pun sebelumnya memang sudah mengarah kesana… kearah kehancuran itu…
Buat kamu yang disana, tetaplah terus berbakti pada orang tuamu, bahagiakan mereka, jangan sampai mereka kecewa dengan pilihanmu. Dan permohonanmu waktu itu sekarang aku kabulkan, pasti akan kudo’akan kamu dapat menemukan orang yang lebih baik dari aku…yang lebih mengerti dan memahami kamu, dan tentunya orang yang satu ’suku’ sama kamu juga.
Setelah rencana pulang ke semarang minggu kemaren tertunda, akhirnya malam ini saya jadi pulang juga. Sekedar memanfaatkan waktu 2 hari sebelum senin masuk kantor lagi, sudah kangen suasana damai disana… walaupun cuaca tetap lebih panas dari jakarta yang sudah sangat sumpek ini.
Tapi rasanya perasaan sekarang ini jadi sedikit berbeda dengan seminggu yang lalu. Kalau waktu itu ada semangat yang menggebu, saat ini perasaan itu seperti tertutupi karena dikepala selalu teringat short message from someone tadi sore.
She’s said…
“nanti kalau sudah ketemu, aku pengen bicara banyak”.
Post terkait : Complicated Relationship!
Hhhhh…. pagi-pagi buta udah dibikin sebel, sekarang jam 6 kurang seperempat. barusan nerima telpon dari Dia, gak ada berapa menit. Cuma nanyain udah sholat subuh blom? dah gitu bilang ‘kemaren aku maen ke tembalang, keKost lama ngambil Al-Qur’an’.
“Aku punya Teman, teman sepermainan.. dimana ada dia selalu ada aku“
Gimana yah, aku ini bisa dibilang masih ’single’…blon punya pendamping (pacar) kalo diliat dari sisi Status. Tapi kalo diliat pada kenyataannya, semua orang yang melihat ‘kehidupanku dengannya’ saya yakin gak ada satupun yang percaya kalau dia bukan pacar saya. Bisa benar bisa juga tidak, karena dalam perasaan dan dihati kami berdua pun tidak bisa memungkiri kalau yang orang India bilang ‘Kuch kuch Hota hai’ (ya’elaaaah…).